PEDOMAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH (KTI) DOWNLOD DISINI
LP2M IAI NTA Jalin Kerja Sama Strategis dengan LP2M UIN Malang, Desember 2023
Sampang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Nurul Taqwa (IAI NTA) resmi menjalin kerja sama kelembagaan dengan LP2M Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dilaksanakan di kantor LP2M UIN Malang dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua lembaga. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas penguatan kolaborasi dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian masyarakat, pendampingan akreditasi, serta pengembangan kapasitas dosen. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas akademik di lingkungan IAI NTA. Ketua LP2M IAI NTA menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu penelitian serta memperluas jejaring akademik institusi. Sementara pihak LP2M UIN Malang menyambut baik kolaborasi tersebut dan membuka peluang pendampingan serta program bersama di masa mendatang. Penandaan simbolis kerja sama dilakukan melalui penyerahan cendera mata dari kedua perwakilan lembaga, sebagai bentuk komitmen awal penguatan hubungan institusional.Kegiatan ditutup dengan diskusi tindak lanjut yang akan ditetapkan dalam agenda kerja pada tahun akademik berikutnya. Dengan terjalinnya hubungan ini, kedua lembaga berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.
Pembekalan Kuliah Pengabdian Masyarakat
Editor : Wasik Shodiqin Pembekalan Kuliah Pengabdian Masyarakat Berbasis Tematik: Mahasiswa Diharapkan Ciptakan Solusi Tepat Sasaran Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang, Tanggal 30 Juli 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) menggelar pembekalan kuliah pengabdian masyarakat yang berbasis tematik untuk mahasiswa yang akan terlibat dalam program pengabdian di tahun ajaran 2025. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya memilih tema yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian. Pembekalan kali ini mengusung tema “Berpendidikan dalam Ilmu, Berdaya dalam Kesejahteraan dan Sadar akan Hukum”, yang mencakup topik-topik seperti pemberdayaan masyarakat, pendidikan untuk masyarakat miskin, hingga pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan. Dr. Muqoffi (Ketua LP2M), dalam sambutannya mengungkapkan, “Pengabdian masyarakat berbasis tematik memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendalami isu-isu sosial yang mendesak dan memberikan solusi yang aplikatif dan tepat sasaran. Dengan pendekatan tematik ini, mahasiswa diharapkan dapat lebih fokus dalam merancang program yang memberi dampak jangka panjang.” Selama pembekalan, mahasiswa juga diajak untuk mengikuti sesi diskusi interaktif mengenai tantangan yang sering dihadapi dalam pengabdian masyarakat serta cara-cara inovatif untuk menyelesaikan permasalahan. Para peserta juga diberi kesempatan untuk merancang rencana pengabdian berbasis tematik yang sesuai dengan bidang ilmu mereka masing-masing. Beliau juga mengungkapkan bahwa seorang praktisi pengabdian masyarakat, menjelaskan, “Dengan fokus tematik, kita bisa memberikan kontribusi yang lebih terukur dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Misalnya, jika tema yang diangkat adalah pendidikan, maka mahasiswa dapat langsung terlibat dalam program pendidikan bagi anak-anak di daerah tertinggal atau pendidikan kewirausahaan untuk masyarakat desa.” Selain itu, mahasiswa juga diberikan pemahaman tentang cara mengidentifikasi masalah yang perlu diselesaikan di masyarakat serta teknik untuk mengukur keberhasilan program pengabdian mereka. Melalui pendekatan tematik ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya terlibat secara langsung dalam pemberdayaan masyarakat, tetapi juga dapat merancang proyek yang berkelanjutan dan mengedepankan kolaborasi antar berbagai sektor. Mahasiswa pun merasa pembekalan ini sangat bermanfaat. salah satu peserta menambahkan, “Pendekatan berbasis tematik ini memberi saya gambaran yang lebih jelas mengenai bagaimana saya bisa memanfaatkan pengetahuan yang saya pelajari di kampus untuk mengatasi masalah sosial yang ada di masyarakat.” Program kuliah pengabdian masyarakat berbasis tematik ini akan berlangsung selama satu bulan, dan lokasi pengabdian akan disesuaikan dengan tema yang telah dipilih oleh masing-masing kelompok mahasiswa sesuai jurusan masing-masing berharap, dengan pembekalan ini, mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkaya pengalaman akademik mereka.
Seminar Pendidikan
Editor : Wasik Shodiqin Sampang – Peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Institut Agama Islam (IAI) NATA Sampang sukses menyelenggarakan seminar pendidikan yang berlangsung di [sebutkan tempat, misalnya aula kampus atau sekolah SMA At-Tanfizdiah pada [tanggal pelaksanaan]. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen pembimbing, guru pamong, mahasiswa PPL, serta sejumlah undangan dari kalangan akademisi dan praktisi pendidikan. Seminar pendidikan ini mengusung tema “Inovasi dan Kreativitas dalam Dunia Pendidikan untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran”. Tujuannya adalah memberikan ruang diskusi bagi mahasiswa PPL dalam mengembangkan wawasan sekaligus membagikan pengalaman mereka selama melaksanakan praktik di sekolah-sekolah mitra. Dalam sambutannya, Subairi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa PPL IAI NATA Sampang untuk dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Sampang. “Seminar ini bukan hanya ajang akademik, tetapi juga wadah untuk bertukar gagasan dan praktik baik yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran,” ujarnya. Kegiatan seminar menghadirkan beberapa narasumber, baik dari kalangan akademisi kampus maupun praktisi pendidikan di lapangan. Para pemateri menekankan pentingnya inovasi dalam metode mengajar, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan karakter peserta didik sebagai bagian integral dari keberhasilan pendidikan. Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta seminar aktif mengajukan pertanyaan serta menyampaikan ide-ide kreatif. Seminar ditutup dengan pernyataan komitmen bersama untuk terus mengembangkan pendidikan yang adaptif terhadap tantangan zaman. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PPL IAI NATA Sampang tidak hanya memperoleh pengalaman praktik mengajar, tetapi juga mampu berkontribusi dalam memperkaya gagasan pendidikan di tengah masyarakat.
LP2M IAI NATA Sampang Jalin Kerja Sama dengan Universitas Islam Zainul Hasan Genggong
IAI NATA — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Nazhatut Thullab (IAI NATA) Sampang resmi menjalin kerja sama kelembagaan dengan Universitas Islam Zainul Hasan Genggong. Kerja sama ini ditandai dengan kunjungan resmi tim LP2M IAI NATA ke kampus UNZAHA Genggong serta penyerahan dokumen kolaborasi yang berlangsung di Ruang Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia UNZAHA. Pertemuan tersebut berfokus pada penguatan jejaring penelitian dan pengabdian masyarakat, khususnya dalam peningkatan kapasitas akademik, kolaborasi publikasi ilmiah, serta penyelenggaraan program-program pemberdayaan di wilayah Tapal Kuda dan Madura. Dalam kegiatan ini, perwakilan kedua lembaga berdiskusi mengenai berbagai peluang kolaborasi yang akan dijalankan pada tahun berjalan, di antaranya: Penelitian kolaboratif dan penerbitan bersama Program pengabdian masyarakat lintas kampus Pertukaran narasumber seminar, workshop, dan pelatihan akademik Kolaborasi pengembangan pusat studi dan inovasi riset LP2M IAI NATA Sampang menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperluas kemitraan akademik serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi Islam dalam pembangunan masyarakat. Pihak Universitas Islam Zainul Hasan Genggong juga menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan kesiapan untuk menjalankan program-program tindak lanjut. Suasana pertemuan berjalan hangat dan penuh semangat, ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen kedua lembaga untuk memperkuat kolaborasi berkelanjutan. Dengan terjalinnya kerja sama ini, LP2M IAI NATA Sampang dan UNZAHA Genggong berharap dapat mendorong lahirnya inovasi penelitian sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Peserta 5th Annual Conference for Muslim Scholars (ANCOM.S)
Editor: Wasik Shodiqin Sampang – Dalam upaya mendukung penguatan tradisi keilmuan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), Kopertais Wilayah IV Surabaya kembali menggelar 5th Annual Conference for Muslim Scholars (ANCOMS) tahun 2023. Acara bergengsi ini diikuti oleh ratusan akademisi, dosen, dan peneliti Muslim dari berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu peserta yang turut ambil bagian dalam konferensi ilmiah tersebut adalah Wasik, M.Pd, (Sekretaris LP2M IAI Nata Sampang. Kehadiran dalam acara ANCOMS 2023 ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus mengembangkan wawasan keilmuan, khususnya dalam bidang studi Islam dan pendidikan. “Konferensi ini menjadi wadah yang sangat berharga untuk menambah wawasan, menguatkan kolaborasi, dan menyampaikan gagasan keilmuan yang aktual serta kontekstual,” serta Melalui forum ilmiah ini, peserta diberi ruang untuk mempresentasikan hasil penelitian, berdiskusi, dan membangun jaringan keilmuan dengan sesama akademisi. Acara ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran pemikiran, tetapi juga wadah pembentukan karakter intelektual Muslim yang responsif terhadap tantangan zaman. Selain sesi pemaparan Artikel penelitian, ANCOMS 2023 juga menghadirkan pembicara kunci dari berbagai universitas ternama, baik dalam maupun luar negeri. Kopertais Wilayah IV Surabaya sebagai penyelenggara berharap konferensi ini dapat menjadi langkah nyata dalam mencetak cendekiawan Muslim yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.